Home » Hunian dan Furniture » Desain Ruang Kerja yang Ideal di Rumah

Desain Ruang Kerja yang Ideal di Rumah

Pekerjaan di kantor yang kadang bertumpuk dan tidak bisa diselesaikan terpaksa harus diselesaikan di rumah. Namun, bekerja di rumah memiliki tantangan yang berbeda dengan bekerja di kantor. Hal tersebut disebabkan karena suasana di rumah berbeda dengan di kantor, dan ini tentunya bisa mempengaruhi kinerja dan produktivitas. Jika Anda lebih sering bekerja di rumah, disarankan memiliki ruang kerja sendiri.

Membuat ruang kerja di rumah harus memperhatikan latar belakang profesi sang pekerja, agar bisa mengetahui kebutuhan fasilitas dan aktivitas pada area tersebut. Misalnya, seorang desainer interior, yang tentunya memerlukan meja yang lebih besar untuk menunjang pekerjaannya. Sebab, kerja desainer senantiasa menggunakan kertas gambar yang lebih besar untuk menggambar sebuah rancangan.

Ruang kerja di rumah juga idealnya berdekatan dengan area privat untuk mendapatkan ketenangan dan fokus dalam menyelesaikan pekerjaan. Adapun luas ruang kerja tinggal disesuaikan dengan kebutuhan si pemilik rumah. Sekali lagi bergantung pada latar belakang profesinya. Adapun satu buah meja kerja, kursi kerja, kabinet penyimpanan, dan side table, ini merupakan keperluan dasar untuk sebuah ruang kerja yang tentu saja harus ada, bagaimanapun profesi sang pekerja.

Mengenai penerapan lay out kabinet atau lemari buku, sebaiknya diletakkan pada area yang mudah dijangkau. Area ini umumnya berada di belakang kursi kerja karena pemakaian kursi tersebut bisa diputar dan memiliki roda.

Untuk urusan tempat kerja menghadap atau menyampingi jendela harus dilihat secara keseluruhan. Bila menghadap jendela, sebaiknya yang memiliki pemandangan bagus agar pengguna bisa lebih rileks. Adapun jika di samping jendela, si pengguna tentu bisa lebih fokus pada pekerjaannya. Intinya kedua-duanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Benda lain yang harus disediakan di dalam ruang kerja adalah lampu kerja untuk memfokuskan penglihatan. Meski sudah ada lampu utama, keberadaan lampu kerja tetap penting. Karena lampu utama memiliki keterbatasan pencahayaan.

Untuk penggunaan warna ruangan, sebaiknya menggunakan warna-warna cerah, seperti warna merah dan turunannya. Sebab, warna merah dapat memicu seseorang untuk lebih bersemangat. Sedangkan penggunaan karpet hanyalah tambahan dekorasi yang memiliki fungsi estetis. Jadi pada ruangan kerja boleh ditambahkan karpet agar lebih dinamis.

Ruang kerja juga sebaiknya dalam keadaan tertutup. Jika ingin terlihat besar atau multifungsi, bisa memanfaatkan sistem folding door atau pintu penyekat yang setiap saat bisa ditutup untuk menciptakan area privasi tersendiri, dan bisa dibuka untuk memberikan kesan besar pada ruang kerja dan terintegrasi dengan ruang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*