Home » Hunian dan Furniture » 5 Pilihan Material Pagar Rumah Minimalis

5 Pilihan Material Pagar Rumah Minimalis


Pada sebuah rumah, keberadaan pagar barangkali menjadi satu poin penting. Bagaimana tidak, pagar ibarat wajah yang dihadapi pertama kali oleh setiap orang yang datang berkunjung atau orang-orang yang sekedar melintas di muka rumah. Selain menimbang efek psikologis, estetika, pertimbangan lain adalah dari segi keamanan. Maka dari itu plihan pagar rumah minimalis Anda tentunya tak boleh sembarangan, ya. Berikut beberapa material yang bisa Anda aplikasikan dalam menambah kelengkapan hunian Anda.

  • Logam

Logam terutama beton jelas memiliki kualitas yang bagus untuk dijadikan sebagai material pagar. Terlepas dari aksen kaku dan tertutupnya, beton sangat bagus untuk memperkuat pengamanan rumah Anda. Selain itu masa beton juga cukup lama. Selain itu beberapa logam lain pun dapat Anda pilih, seperti besi yang cukup kuat dan tidak mudah kusam, bentuk yang tersedia di pasaran juga beragam.

  • Kayu

Material kayu untuk pembuatan pagar cukup bagus, melihat kesan unik, alami sekaligus ramah yang ia suguhkan. Berbeda dengan logam yang kadang kala nampak kaku bila diperhatikan. Selain itu, harga pagar kayu biasanya lebih murah. Dari segi pembuatan pun kayu memakan waktu tak lebih lama ketimbang proses pembuatan pagar logam. Sayangnya, warna kayu lebih cepat pudar, Anda bisa mengakalinya dengan teak oil, cat dan anti rayap.

Beberapa pilihan jenis kayu yang mungkin Anda minati adalah kayu ulin, merbau, jati, cedar, mahoni dan lain sebagainya. Kayu ulin menempati posisi kayu paling mahal. Penyebabnya adalah kualitasnya yang kuat bak besi hingga nama lain kayu ini adalah kayu besi. Harganya bisa mencapai belasan juta rupiah. Namun hal itu setara dengan kualitas kayu yang tak memerlukan perawatan intensif, bahkan ia bisa menjadi lebih kuat bila terkena air.

  • Bambu

Harga bambu relatif murah. Selain itu penggunaan bambu sebagai pagar rumah juga menunjukkan kesan yang riang, ringan. Apalagi Anda bisa mendesainnya sesuai keinginan Anda tanpa harus bersusah payah. Kreativitas Anda akan tertuang dengan warna-warna cat pada pagar bambu ini. Atau Anda bisa bermain-main dengan pemotongan sekaligus penyusunannya. Namun sayang, bambu memiliki umur yang cukup pendek, sehingga Anda harus lebih sering menggantinya ketika sudah mulai getas.

  • Batu Alam

Cantik, elegan dan tentu saja alami. Kesan itu datang dari material batu alam yang menjadi komponen utama pada pagar rumah Anda, belum lagi ia menawarkan aura klasik dan artistik. Banyak sekali jenis batu Alam yang tersedia di pasaran, mulai dari batu sabak, Kristal, Andesit, Palimanan dan lain sebagainya.

Ukurannya juga cukup beragam, bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Kekurangan dari batu alam adalah rawan lumutan, namun Anda bisa menyeprotkan cairan anti jamur secara rutin untuk mencegahnya.

  • Batu Bata

Batu keras buatan manusia ini lumayan bagus untuk dijadikan material pagar kesayangan Anda. Ia cukup kuat, umur yang tidak singkat dan alami. Penyusunan batu bata yang tidak biasa juga akan menimbulkan kesan unik. Anda pun boleh menyapukan cat dengan warna pilihan disana. Bahkan bila dipadukan dengan semen dan pasir hingga menjadi dinding yang kokoh, batu bata akan semakin lama menjadi pagar Anda. Kemungkinan buruknya adalah tumbuhnya jamur di permukaannya.

Pemilihan material pagar rumah minimalis sangat mungkin disesuaikan dengan keinginan Anda. Namun ada baiknya Anda juga menyesuaikannya dengan tema bangunan rumah Anda. Selain itu pastikan mana yang Anda prioritaskan, estetika atau keamanan? Meskipun begitu, Anda tak usah khawatir hanya mendapatkan salah satunya karena kombinasi material-material di atas bisa Anda lakukan untuk rumah tercinta. Selamat berkreasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*